Yesus berkata: Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.


    Cowo straight

    Share

    ordinary
    Tamu

    Cowo straight

    Post  ordinary on Sat Nov 29, 2008 10:30 pm

    1. Masa SMA
    Sewaktu kelas 2 SMA, aku menyukai seorang lelaki straight dan dia adalah temanku (sebut saja namanya si “S”). Seperti layaknya orang jatuh cinta, tentu saja aku mencari cara supaya bisa dekat dengannya. Sebenarnya sih tidak berusaha mencari cara supaya bisa lebih dekat tapi mungkin kehendak Tuhan kalau aku tiba-tiba dekat begitu saja dan sering berkomunikasi. Seperti layaknya orang –orang yang lagi jatuh cinta, aku memberikan perhatian yang lebih kepadanya dan anehnya pun dia membalas. Tidak seperti yang kalian bayangkan, perhatian yang dia berikan tidak seperti memelukku, memegang tanganku, ataupun yang lainnya. Perhatiannya seperti menanyakan kabarku, sudah makan ato blom, lg ngapain, gi dmana, dan dia menceritakan kesehariannya. Hal itu berlangsung hampir setiap hari dan aku tidak mengganggap lebih karena aku tahu kalau dia straight dan dia pasti mengganggap aku cuman SAHABAT YANG SANGAT BAIK dan terlebih juga aku terlihat seperti lelaki normal lainnya yang memang aku dikenal nice person kepada semua orang.
    Aku dengan si “S” aktif berkomunikasi selama enam bulan karena pada bulan ke enam aku menemukan “sesuatu”. Meskipun kita sangat dekat tetapi ada hal yang dia sembunyikan yaitu ternyata dia sedang mengincar seorang perempuan (adik kelas) dan baru saja jadian pada bulan itu. Jujur, aku patah hati, tetapi aku selalu berpikir positif karena memang dari awal kan dia tuh straight dan kenapa juga aku bisa jatuh cinta sama dia. Anehnya, selama aku dekat dengan dia, dia tidak pernah bercerita tentang perempuan itu, mungkin karena dia menjaga perasaanku (pikirku positif).
    Aku yakin kalau aku sudah membuat dia sayang dan suka sama aku karena cinta tidak pernah bohong, kita bisa lihat dari matanya, sikapnya, dan terlebih perhatiannya. Dan mungkin karena aku juga sudah sangat sayang sama dia akhirnya aku memutuskan mengurangi frekuensi berkomunikasi sama dia agar dia bahagia.
    Sudah satu bulan lamanya aku jarang berkomunikasi sama dia, dan dia menanyakan hal itu: “koq jarang sms, km lg ngapain, ud mkn, dmana”. Biasanya aku setiap hari smsan sama dia tapi semenjak dia jadian dan akunya juga sudah punya komitmen maka aku sms dia tidak setiap hari, paling dua atau tiga hari kemudian baru sms.
    Kurang lebih dia jadian selama enam bulan dan kemudian putus; aku tidak tahu sebabnya kenapa karena aku tidak pernah menanyakan tentang pacarnya dan dia pun selama smsan sama aku tidak mengungkit-ungkit pacarnya tersebut. Yang aku tahu dari beberapa temannya, kalau pacarnya tuh tidak terlalu baik sama dia.. Akupun tahu kalau dia putus dari beberapa temannya dan bukan dari dia!. Hingga pada suatu saat, dia sms aku dengan percakapan yang serius…
    Singkatnya, yang aku tangkap dari isi sms yang dia berikan untukku adalah kalau aku yang terbaik buat dia, dia minta maap sama aku,,,. Lalu aku membalas: ga pa2, napa mesti minta maap?!, kamu ga ad salah koq,,,. Akhirnya, kami tidak dekat seperti dulu lagi dan masih berteman.
    Kami tidak dekat lagi dan tidak bertemu karena berbeda universitas dan frekuensi berkomunikasi kami yang tidak terlalu sering. Meskipun demikian, pernah pada saat reunian sma, kami bertemu. Jelas terlihat kalau kami masih saling perhatian namun berusaha tidak menunjukkan secara langsung karena baik aku maupun dia tersirat kata “tidak”, dan aku sudah menyimpan dia dalam kenangan. Oya, dia suaranya bagus dan bisa main beberapa alat musik dan bahkan dia juga pernah memberikanku lagu “I knew I love you by savage garden” untukku…
    2. MASA KULIAH
    Tidak terasa sudah satu tahun aku kuliah di salah satu universitas yang ada di Jakarta. Tepatnya di semester 3, aku mulai dekat dengan seorang lelaki yang dia juga adalah temanku. Sebenarnya, kami sudah saling mengenal satu sama lain pada semester 2, hanya saja baru dekat di semester 3.
    Awalnya, aku tidak ada feeling dengan dia, namun entah mengapa kami mulai sering menanyakan kabar satu sama lain. Kalau boleh dibilang, dia orangnya good looking dan tinggi meskipun badannya tidak atletis. Perlu diketahui, dia (sebut saja si “F” ) mempunyai hobi olahraga dan sangat senang basketball, jadi tentu saja badannya tinggi dan ideal.
    Kira-kira kurang lebih dua bulan, aku tahu kenapa dia dekat denganku. Salah seorang sahabat karibku (seorang perempuan) menanyakan apakah si “F” sering smsan denganku dan menanyakan tentang dirinya, lalu aku menjawab: “iya, cuman tidak selalu menanyakan tentang dirinya”. Mulai saat itu aku mulai berpikir apakah dia dekat denganku karena mau mendekati sahabat karibku.
    Daripada aku penasaran, mendingan aku langsung bertanya kepada si “F”, toh dia juga sudah dekat denganku. Aku mencari akal agar dia mau mengakui kalau dia suka kepada sahabat karibku dan dekat denganku supaya bisa lebih dekat lagi dengan sahabatku. Alhasil, si “F” mengakuinya!, tetapi dia menyuruh aku supaya tidak bilang kepada sahabatku dan juga dia berkata kalau dia sering sms aku bukan karena sahabatku tetapi karena dia merasa nyaman denganku.
    Sedikit rasa patah hati ku alami namun karena aku selalu berpikir positif dan meyakinkan diriku kalau “salah sendiri deket ma lelaki straight trus jatuh cinta” yang membuat aku tegar. Oya, si “F” pun meminta bantuanku supaya dia bisa lebih dekat dengan sahabatku itu, tentu saja aku menolak!!!, aku berkata: “kalau u suka ma dia, u deketin aj, tp gw ga bs bantu apa-apa krn dia sahabatku dan aku ga enak sama dia, pokoke aku hanya bs mendukung kamu aj; apapun yg terjadi, aku mensupport kamu”.
    Semenjak itu, kami justru tambah dekat, bahkan aku merasa kalau dia suka padaku dan juga sahabatku itu. Bayangkan saja, setiap hari dia selalu smsan sama aku dan sahabatku, aku tahu itu dari sahabatku. Aku pernah bertanya kepada sahabatku apakah dia suka dengan si “F”, lalu sahabatku menjawab: “si F tuh sbnernya lumayan, cmn dia terlalu muda buat gw, dan gw butuh yang mature”.
    Aku mulai berpikir, bagaimana caranya agar si F tidak patah hati dan berusaha bertindak bijaksana baik itu untuk si F maupun untuk sahabatku itu. Empat bulan lamanya aku dekat dengannya dan semakin yakin kalau didalam lubuk hatinya yang paling dalam, dia menyukaiku!; jika saja aku seorang perempuan, pasti dia sudah menembakku!!, aku yakin itu 100%. Bukannya aku ke ge-er-an tapi cinta itu tidak pernah bohong dan bisa dirasakan!!, kan kamu bisa melihat dari tatapan matanya, hatinya, dan cara dia berbicara. Banyak orang yang bilang: kamu bs merasakan cinta itu dan ada chemistrynya.
    Sewaktu dia mendekati aku dan sahabatku, dia terlihat menjaga perasaanku. Pernah suatu saat aku mengajak dia pergi beribadah dan dia tidak mau, lalu aku menarik tangannya dan membawa dia ke tempat ibadah. Sesampainya disana, dia terus berkata kalu dia mau keluar dari tempat ibadah dan tiba-tiba dia mengubah perkataannya, “ga pa2 d, qt ibadah aj”, kontan aku kaget. Dan ternyata sahabatku juga datang beribadah, lalu aku menyindir dia: “dasar lo, pantesan tiba-tiba ngomong gitu, ya sdh..” (perasaanku bercampur aduk disini). Aku sadar dengan diriku, dan tanpa banyak basa-basi aku langsung pindah tempat duduk serta memanggil sahabatku untuk duduk ditempatku. Pada saat aku mau pindah tempat duduk, dia menarik tanganku dan kami saling melihat mata masing seakan-akan dia tahu dan menggelenggkan kepalanya pertanda kalau aku yang harus menemani dia tapi aku tetap pindah.
    Entah mengapa, dia panik sekali, dan aku pun hampir menangis saat itu (hati terasa pedih sekali). Pada saat itu juga, dia berkali-kali kirim sms dengan isi: “cptn blk ktempat du2k disini!, jgn pindah!, aku minta maap..T_T; aku janji ga gitu lagi!, mknya pindah..T_T please,,; pindah disebelahku dunks..T_T”. Berkali-kali sms dan telpon masuk ke hpku saat berlangsungnya ibadah tapi aku tetap tak menghiraukannya karena aku bingung…
    Selesai ibadah, aku melihat dia segera menghampiriku tapi aku menghindar, dan aku langsung pergi. Hatiku memang sakit tapi aku ingin dia bahagia dan membiarkan dia dengan sahabatku. Perlu diketahui, sahabatku hanya mengganggap dia teman dan kalau ditanya kedekatan dia dengan aku dan sahabatku, akulah yang paling dekat dengannya dan sering menghabiskan waktu berdua dengannya.
    Setelah kejadian itu, kami tetap dekat dan seakan-akan sudah saling memaafkan. Selama berjalannya waktu, aku banyak berpikir tentang bagaimana hubunganku ini. Aku tidak berani jika harus terbuka dengan-nya terlebih aku menyadari bahwa aku tidak hanya suka tetapi sudah sayang kepadanya. Akhirnya, aku memutuskan untuk melepaskannya karena menurutku cinta tak harus memiliki dan berusaha menjaga jarak dengannya meskipun aku jelas-jelas tahu kalau dia juga suka denganku meskipun dia tidak pernah bilang secara langsung tapi aku yakin ada chemistry diantara kami…
    Aku dan si “F” mempunyai hari ulang tahun yang sama. Tepat dihari ulang tahunku yang juga berarti adalah hari ulang tahunnya, aku memutuskan untuk memberikan sesuatu yang terbaik karena pada hari itu juga aku memutuskan untuk melepaskannya… Sekian.

    Fuih… sekian cerita cintaku, kini aku masih single, dan tidak tahu siapa yang akan mengisi kekosongan hatiku,, hwehehe. Oya, aku suka orang yang bisa main alat musik dan bernyanyi untukku, sehingga dikala aku senang maupun sedih dia bisa menghiburku. Aku tidak mengharapkan yang berlebih, aku hanya ingin dia baik, trima dan mengerti aku apa adanya. Butuh perasaan yang tulus karena cinta dan kasih sayang dan bukan karena seks!!. Thx

    Zenisvel
    Highstar of Share
    Highstar of Share

    Jumlah posting : 55
    Join date : 27.10.08
    Lokasi : @HOME

    Re: Cowo straight

    Post  Zenisvel on Sun Nov 30, 2008 10:06 am

    allow, ordinary
    met kenal ya ^^

    cerita cukup panjang juga Very Happy
    tp gpp, justru disini kamu bisa numpahin semua uneg2 kamu selama ini, mungkin masalah yg ga bisa kamu ceritain ke teman2 kamu.
    kalo menurut aku, kamu orangnya terlalu baik. Memang g juga setuju kalo cinta ga harus memiliki, tp ga ada salahnya juga kalo kamu bisa ungkapin perasaan kamu ke orang yg kamu sukain dengan lebih jelas lagi.
    Mungkin memang kita ga maw ngerusak hubungan sahabat dekat kita, tp g rasa dengan saling terbuka mungkin akan lebih baik lagi.
    Pastinya g ga memaksa lo buat terbuka, tp hanya dari pandangan g ajah.
    siapa tau dengan terbuka itu, kita bisa mendapatkan apa yg kita inginkan selama ini Very Happy

    jadi jgn patah semangat ya, siap tau bisa dapet jodoh dari forum Smile ~

    SFinn
    Master of Share
    Master of Share

    Jumlah posting : 87
    Join date : 07.11.08
    Lokasi : @home-mobile

    Re: Cowo straight

    Post  SFinn on Mon Dec 01, 2008 6:35 am

    Cinta tak harus memiliki..uggh,menybalkan..

    jd skrg masi kul n ga da gebetan?duh,klo ga da gebetan kyny males d ngapa2in..

    sering2 post d sini y ordinary..

    me0303
    Peacesharer
    Peacesharer

    Jumlah posting : 9
    Join date : 30.11.08
    Age : 28
    Lokasi : Jakarta

    wuih...

    Post  me0303 on Mon Dec 01, 2008 9:04 am

    masalahnya...
    blom tentu smuwa org mw trima dgn kondisi qt...
    w byk melihat apabila qt terbuka banyak respon, antara lain:
    negatif: dijauhin, diledekin, jd bhn omongan,,,
    positif: tetep jadi sahabat, trima apa adanya...
    dan biasanya lbh bae ga open minded, qt msh bs bertemen ampe sekarang,,
    hmmm... w blom dpt yang co2k aj...
    w kan tipe setia... "selingkuh tiada akhir", ha3 tongue

    Zenisvel
    Highstar of Share
    Highstar of Share

    Jumlah posting : 55
    Join date : 27.10.08
    Lokasi : @HOME

    Re: Cowo straight

    Post  Zenisvel on Mon Dec 01, 2008 9:18 am

    iya, g jg setuju kalo kita ga bisa terbuka ke semua orang.
    Tp apakah menjauh dari seseorang bisa memecahkan masalah?
    Apalagi kalo kita sudah berasa kalo orang itu memang memperhatikan kita juga.
    sapa tau dy lebih milih kita daripada pacarnya saat ini (jahat bngt dah g Very Happy )

    ordinary
    Tamu

    hOho

    Post  ordinary on Tue Dec 02, 2008 9:01 am

    Justru krna w org bae, mknya ga mw jerumusin dia...
    w mw nya dia yg ambil keputusan n ud siap nerima w tuk jd pacarnya, bukan krna w blg suka ke dia...
    w yakin dia tahu prasaan w, nah... trus dia yg ambil keputusan d...haha
    gitoe lhoo..hoho

    errybiz
    Peacesharer
    Peacesharer

    Jumlah posting : 19
    Join date : 22.02.15
    Age : 27
    Lokasi : Jakarta Selatan

    Re: Cowo straight

    Post  errybiz on Mon Feb 23, 2015 8:33 pm

    yeahh its ok.....

    Sponsored content

    Re: Cowo straight

    Post  Sponsored content Today at 10:53 pm


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 10:53 pm